1. Membantu Meningkatkan Kualitas Tidur
Teh chamomile mengandung senyawa bernama apigenin, yaitu antioksidan yang mampu mengikat reseptor di otak, mendorong rasa kantuk, serta mengurangi insomnia. Baik konsumsi chamomile dalam bentuk teh maupun kapsul, keduanya sama-sama mampu meningkatkan kualitas tidur, seperti tidur lebih cepat dan berkurangnya frekuensi terbangun di malam hari, bahkan membantu pasien jantung untuk tidur lebih nyenyak.
2. Membantu Menyehatkan Saluran Cerna
Chamomile diketahui mampu mendukung kesehatan saluran cerna. Studi pada hewan coba menunjukkan bahwa konsumsi chamomile dapat mencegah tukak lambung, menghambat bakteri penyebab tukak lambung, maag, melindungi dari diare, menenangkan perut dengan cara mengatasi mual dan kembung, serta membantu relaksasi otot-otot yang menggerakkan makanan di usus

Teh chamomile dapat membantu mengatasi gejala saluran cerna
3. Membantu Melindungi dari Kanker
Kandungan apigenin dalam chamomile diketahui memiliki aktivitas antikanker. Studi laboratorium menunjukkan bahwa ia bisa melawan sel kanker, terutama pada kanker payudara, saluran pencernaan, kulit, prostat, dan rahim. Hal ini kemungkinan disebabkan karena paparan chamomile yang mampu menginduksi terjadinya apoptosis (kematian sel terprogram) pada sel kanker.
4. Membantu Kontrol Gula Darah
Chamomile selain memiliki aktivitas antioksidan, juga sebagai antiinflamasi. Hal ini terutama menguntungkan bagi seseorang dengan penderita diabetes melitus. Sifat antiinflamasinya ini mampu mencegah kerusakan pada sel beta pankreas yang terjadi ketika gula darah melonjak tinggi. Mereka yang rutin konsumsi teh chamomile diketahui mengalami penurunan kadar gula darah rata-rata dibanding yang hanya minum air putih saja.
Potensinya terlihat menjanjikan, tetapi ini tidak serta merta membuatnya sebagai satu-satunya obat untuk mengatasi diabetes melitus. Teh chamomile hanya bertindak sebagai pelengkap yang bermanfaat untuk mendukung jalannya pengobatan yang ada, bukan menggantikan penanganan yang direkomendasikan oleh dokter.
5. Membantu Meningkatkan Kesehatan Jantung
Chamomile juga mengandung senyawa aktif yang bernama flavon, sejenis antioksidan yang diketahui memiliki potensi untuk menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol, sehingga menyebabkan ia sebagai salah satu minuman yang berpotensi untuk membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Asupan flavonoid berkorelasi baik dengan kematian akibat penyakit jantung koroner dan serangan jantung.

Teh chamomile punya potensi untuk membantu meningkatkan kesehatan jantung
6. Membantu Mengatasi Kondisi Kulit Ringan
Beberapa studi menunjukkan bahwa penggunaan chamomile sebagai obat luar dapat membantu mengatasi jerawat, memperbaiki kulit sensitif, mengurangi dehidrasi kulit, dan mengatasi eksim. Hal ini mungkin berkaitan dengan sifat antiinflamasi, antimikroba, serta anti alergi yang dimilikinya. Jika tertarik menggunakannya, maka lakukan skin test terlebih dahulu untuk memeriksa apakah terjadi efek samping.
Secara umum, teh chamomile aman dikonsumsi oleh kebanyakan orang. Namun, ada beberapa orang yang kemungkinan alergi terhadapnya, sehingga perlu membatasi bahkan menghindari minuman ini. Terkait keamanannya bagi anak kecil, ibu hamil, ibu menyusui, dan orang dengan penyakit hati dan ginjal, belum dapat dipastikan.
Konsumsi teh chamomile diketahui memiliki beberapa dampak positif terhadap kesehatan. Mulai dari membantu tidur lebih nyenyak, mencegah gangguan saluran cerna, mengurangi risiko kanker, membantu kontrol gula dan kolesterol darah, hingga mengatasi kondisi kulit ringan. Secara umum, ia aman dikonsumsi. Siapa yang suka minum teh chamomile, nih?