6 Manfaat Konsumsi Serai Sehari-hari

6 Manfaat Konsumsi Serai Sehari-hari

Kesehatan 496

1. Antioksidan, Antiinflamasi, Antimikroba

Serai mengandung antioksidan yang bertugas untuk membantu melawan radikal bebas, yaitu senyawa penyebab terjadinya kerusakan tubuh. Kandungannya seperti asam klorogenat, isoorientin, dan swertiajaponin. Serai juga mengandung senyawa bernama citral, genarial, dan quercetin yang bertanggung jawab sebagai agen antiinflamasi. 

Berkat kedua senyawa ini, pelepasan penanda penyebab peradangan tertentu di dalam tubuh dapat dihentikan. Serai juga memiliki sifat antimikroba, sehingga diyakini dapat membantu melawan berbagai kuman, termasuk infeksi bakteri pada mulut penyebab gigi berlubang atau masalah mulut lainnya. Bakteri berbahaya yang mungkin dibasmi seperti Candida dan Streptococcus mutans.

2. Melindungi Kesehatan Kardiovaskuler

Serai dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi dan membantu penurunan detak jantung. Selain itu, ia juga diketahui dapat membantu menurunkan kolesterol. Dikarenakan manfaatnya ini, serai diyakini memiliki dampak yang positif untuk kesehatan kardiovaskuler. Namun ini tidak menandakan konsumsinya boleh berlebihan.

Serai memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan kardiovaskuler

3. Meningkatkan Kesehatan Saluran Cerna

Teh serai yang hangat diketahui ampuh untuk mengurangi gejala saluran cerna, seperti sakit perut, kram, hingga maag. Tak hanya dapat bentuk minuman, minyak esensial yang terbuat dari daun serai juga diketahui membantu melindungi lapisan lambung dari kerusakan akibat konsumsi aspirin (yang jika digunakan rutin dapat menyebabkan tukak lambung).

4. Membantu Melawan Kanker

Kandungan citral dalam serai yang bertindak sebagai agen antiinflamasi, juga memiliki kekuatan untuk melawan kanker. Hal tersebut terjadi dengan menyebabkan kematian sel secara langsung disertai dengan peningkatan sistem kekebalan tubuh. Terkadang, teh serai pun digunakan sebagai bagian dari terapi tambahan selama kemoterapi dan radiasi.

5. Sebagai Diuretik

Serai dikenal sebagai diuretik, yang biasanya digunakan untuk membuat buang air kecil lebih sering. Biasanya, diuretik digunakan untuk menghilangkan kelebihan cairan dan natrium di dalam tubuh pada pasien gagal jantung, gagal hati, dan edema (penumpukan cairan di tangan, kaki, atau keduanya). Efektivitasnya ini diketahui memiliki efek samping yang minimal.

Serai memiliki sifat yang mirip seperti diuretik

6. Mengurangi Rasa Sakit

Serai yang dikonsumsi dalam bentuk olahan teh dipercaya mampu mengobati masalah yang muncul selama premenstrual syndrome (PMS), seperti kram dan kembung. Meskipun belum ada studi yang mempelajari keterkaitannya, namun sifat menenangkan dan antiinflamasi dari serai ini dapat membantu.

Risiko Efek Samping

Secara umum, konsumsi serai tergolong aman bagi kebanyakan orang. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Jika dikonsumsi oral secara berlebihan, kemungkinan efek sampingnya seperti pusing, mulut kering, buang air kecil berlebihan, nafsu makan meningkat, hingga mengantuk.

Selain itu, jika ingin digunakan sebagai obat luar, seperti minyak yang dioleskan, ada risiko serai menyebabkan iritasi kulit. Maka dari itu, cara mengantisipasinya adalah dengan melakukan uji spot pada area kecil di kulit sebelum menggunakannya di area yang lebih luas. Hal ini karena banyak minyak atsiri berpotensi memicu reaksi kulit seperti dermatitis.

Serai umumnya bertindak sebagai herbal yang aman. Ia memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, antimikroba, antikanker, serta berpotensi untuk melindungi kesehatan kardiovaskuler dan saluran cerna. Selain itu, serai juga diyakini memiliki fungsi seperti diuretik. Konsumsinya secara umum tergolong aman.